Workshop Reakreditasi SMKN 1 Sungai Tabuk Tahun Pelajaran 2020/2021

Oleh Nor Fauzan, Waka Humas SMKN 1 Sungai Tabuk

Masa akreditasi SMKN 1 Sungai Tabuk sudah berjalan lima tahun. Di tahun 2020 ini sekolah kembali mempersiapkan akreditasi yang diperkirakan dilaksanakan bulan Nopember ini. Sebelumnya status akreditasi sekolah adalah diperpanjang karena kondisi pandemi Covid-19 yang mewabah diseluruh dunia. Menyadari kekurangfahaman kami dengan instrumen IASP 2020 yang baru dan persiapan akreditasi maka perlu mengadakan Workshop.

This image has an empty alt attribute; its file name is workshop-Reakreditasi_Pa-Saiful-2-1024x767.jpeg
Foto pemaparan oleh nara sumber, 
Bapak Drs. H. Saiful Anwar, M.Pd  tentang Reakreditasi Sekolah

Pada tanggal 19 Oktober 2020 yang lalu dilaksanakan workshop akreditasi dengan nara sumber Bapak Drs H. Saiful Anwar, M.Pd. Beliau adalah pengawas sekolah dan asesor akreditasi sekolah. Kegiatan workshop ini dapat dikatakan sebagai sosialisasi sekaligus persiapan sekolah dalam menyongsong akreditasi kembali yang diperkirakan akan berlangsung bulan Nopember ini. Dengan memperhatikan secara cermat semua paparan narasumber tentang akreditasi dan instrumen yang baru, yaitu IASP 2020, semua peserta workshp antusias dan siap bekerja sama mempersiapkan data dan fakta yang harus dijabarkan dari instrumen IASP 2020.

Foto pemaparan tentang raport mutu sekolah
dan penilaian kinerja kepala sekolah (PPKS) oleh ibu Hj. Isnaniah, M.Pd

Pada saat yang bersamaan juga akan ada penilaian kinerja kepala sekolah (PPKS). Usaha mempersiapkan dua kegiatan ini harus intensif. Kedua kegiatan ini sangat penting terkait dengan peningkatan mutu sekolah. Persiapan data dan fakta sangat penting tapi kerjasama semua warga sekolah lebih penting mendukung kegiatan ini.

Pada hari berikutnya tanggal 20 Oktober 2020, kegiatan disambung dengan paparan tentang Raport mutu sekolah dan PPKS oleh ibu pengawas pembina SMK Kabupaten Banjar, Hj. Isnaniah. M.Pd. Kegiatan workshop dan PPKS ini persiapannya akan berkelanjutan. Lebih khusus persiapan ini berkaitan dengan fisik dan mental warga sekolah untuk menyongsong akreditasi yang akan dihadapi. Semoga kegiatan-kegiatan ini berjalan lancar dan memperoleh kesusksesan. Amin.

Workshop Kurikulum dan Program Kerja Sekolah Tahun Pelajaran 2019/2020

Oleh Nor Fauzan, Waka Kurikulum

Mengawali tahun pelajaran baru ini sudah wajib dimulai dengan kegiatan workshop. Berhubungan dengan program kerja bidang kurikulum, workshop yang dilaksanakan berkaitan dengan dokumen 1, 2 dan 3. Selain persiapan dokumen 1, 2 dan 3 tadi, Kepala sekolah dan guru-guru yang mendapatkan tugas tambahan juga mempersiapkan program kerjanya.

Pemaparan tentang dokumen 1, 2 dan 3 oleh Bapak Drs. Zainal Arifin

Workshop ini difasilitasi oleh Bapak Pengawas Pembina SMK Kabupaten Banjar, Bapak Drs. Zainal Arifin. Kegiatan diawali dengan pemaparan tentang dokumen 1, 2 dan 3. Peserta workshop selanjutnya bekerja mempersiapkan dokumennya masing-masing. Pada sesi selanjutnya, pembahasan berlanjut tentang program kerja sekolah, peserta workshop kembali menyusun program kerjanya masing-masing.

This image has an empty alt attribute; its file name is Workshop-2019-1024x768.jpeg
Peserta workshop sedang menyimak pemaparan dari narasumber
Diskusi atau tanya jawab oleh peserta workshop kepada nara sumber

Kegiatan workshop ini dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 6 sampai 7 Agustus 2019. Setelah kegiatan workshop ini diharapkan semua dokumen dan program kerja dapat dibuat dan disahkan. Harapan yang utama adalah peningkatan mutu sekolah, dengan kata lain mewujudkan sekolah, pendidikan, tenaga pendidik dan kependidikan dan peserta didik yang bermutu.

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) & Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) Tahun Pelajaran 2018/2019

Oleh Nor Fauzan, Waka Kurikulum

SMKN 1 Tungai Tabuk tahun pelajaran 2018/2019 ini kembali melaksanakan penerimaan peserta didik baru (PPDB) dan pengenalan lingkungan sekolah (PLS). Berdasarkan Permendikbud nomor 14 tahun 2018 tentang penerimaan peserta didik baru pada taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, sekolah menengah kejuruan atau bentuk lain yang sederajat menyatakan bahwa PPDB bertujuan untuk menjamin penerimaan peserta didik baru berjalan secara objektif, transparan, akuntabel, nondiskriminatif dan berkeadilan dalam rangka mendorong peningkatan akses layanan pendidikan. Selanjutnya tata cara, persyaratan, seleksi, zonasi, dan daftar ulang pun ditetapkan untuk mendukung pelaksanaan PPDB sesuai dengan tujuan yang diharapkan pemerintah. Continue Reading